10 rahasia dibalik remaja
| ika Anda mempunyai anak remaja, pasti Anda ingin tahu apa yang sering dirahasiakan oleh mereka. |
| Saat melihat putri atau putra Anda melamun, lalu tiba-tiba ketika Anda bertanya, dia mendadak marah, pasti Anda makin penasaran ingin tahu penyebabnya. Semakin Anda mendesaknya, maka kian rapat mereka menyembunyikan masalah. Sebagaimana dikutip kapanlagi.com, para remaja sebenarnya berharap orangtua dapat memahami mereka tanpa harus bercerita. Nah tidak ada salahnya, Anda memberikan perhatian sesuai yang mereka inginkan. 1 Dia butuh privasi Remaja kebanyakan tidak suka ketika orangtua tidak memberikan privasi sama sekali. Mereka juga benci saat orangtua tidak berpikir bahwa mereka membutuhkannya. Apabila anak-anak Anda tidur dalam satu kamar, berikan setiap anak daerah khusus, seperti lemari atau meja. Jangan menggeledah ruang tersebut tanpa alasan yang menyatakan bahwa anak Anda sedang berbohong atau menyembunyikan sesuatu. 2 Anda sebagai pendengar Banyak remaja yang ingin menceritakan segala sesuatu pada ayah dan ibunya, namun mereka tidak suka diomeli. Kadang, anak remaja Anda hanya ingin menuangkan apa yang ada di pikirannya, bukan ingin Anda membantu dalam permasalahan yang mereka hadapi. Misalnya saja ketika putra Anda mengeluhkan gurunya bersikap tidak adil, pancing dia untuk mengutarakan isi hatinya dengan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat umum, seperti “Apa yang membuatmu merasa begitu?” Ingat, jangan tiba-tiba memberi nasihat ataupun turut campur dalam masalah itu. 3 Berpacaran, padahal Anda melarang Cobalah untuk tenang menyikapi saat Anda mengetahui anak remaja Anda berpacaran, walaupun itu mengusik Anda, daripada membuat putri Anda pacaran sembunyi-sembunyi. 4 Nilainya jelek Anak tidak memberitahu ketika dia mendapat nilai buruk karena takut Anda berkata mereka mengecewakan. Cobalah mengerti bahwa anak juga memiliki rasa jenuh dalam belajar. Ketika mereka mendapat satu nilai jelek, bukan berarti mereka tidak bisa meraih nilai baik bukan? 5 Tak mau membahas seks Menurut survei oleh pemerintah, 47 persen pelajar sekolah menengah sudah pernah melakukan hubungan seks. Anggap Berikan edukasi tentang penyakit menular seksual dan pengendalian angka kelahiran. Jangan memaksakan dalam memberi nasihat. 6 Ia ingin Anda adil Anak Anda tidak suka ketika Anda membela adiknya dengan alasan bahwa dia lebih tua. Misalnya, ketika anak bungsu berkata kotor, Anda mendiamkannya. Padahal, ketika seusia adiknya, anak sulung mendapat masalah besar ketika mengatakan hal yang sama. Penting untuk mempertimbangkan situasi dalam menyikapi tingkah laku anak. Anak Anda akan lebih menghormati Anda jika Anda adil dan bijaksana. 7 Tak ingin tersakiti Tentu anak Anda yang sedang mengalami masa sulit akan merasa semakin terpuruk jika Anda memakinya. Cobalah untuk menarik napas panjang beberapa kali untuk menenangkan diri dan memahami kondisi putri/putra Anda. Barangkali dia mengabaikan cucian karena tugas atau gelisah menanti telepon dari teman spesialnya. 8 Berbohong untuk menghindari masalah Suatu hari jika mendapati anak Anda berbohong, simpan pertanyaan dan petuah Anda untuk keesokan paginya. Jangan disampaikan pada saat itu juga. 9 Tak ingin umur dijadikan alasan Jangan gunakan umur untuk sebuah alasan. Misalkan, suatu saat Anda berkata,”Umurmu sudah 17 tahun, bersikaplah lebih dewasa.” Namun, di saat yang lain, Anda akan mengatakan, “Kamu belum cukup umur untuk melakukannya karena kamu masih 17 tahun!”. Istilah “sesuai dengan usia” adalah sesuatu yang relatif, gunakan batasan yang lebih nyata. 10 Ingin dipercaya Jika Anda tidak mempercayai putra ataupun putri Anda, mereka akan merasa Anda lebih percaya pada apa yang dikatakan orang lain dibandingkan kata-katanya. Apabila Anda asal tuduh dan hal ini berlangsung terus menerus dengan alasan yang tak berdasar, sang anak akhirnya akan muak dan melakukan sesuatu yang tidak jujur. Percayalah pada anak Anda sebelum ada alasan kuat yang mengharuskan Anda tidak mempercayainya lagi. |







0 komentar:
Posting Komentar